HUBUNGAN ANTARA EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DENGAN TAX RATIO
KUMPULAN CONTOH SKRIPSI DAN JURNAL PERPAJAKAN TERBARU HUBUNGAN ANTARA EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DENGAN TAX RATIO
HUBUNGAN ANTARA EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DENGAN TAX RATIO
ABSTRAKSI
Terdapat beberapa pendapat terkait rendahnya peranan PAD terhadap APBD, antara lain banyak sumber pendapatan di Kabupaten/Kota yang besar, tetapi digali oleh instansi yang lebih tinggi, tingginya derajat sentralisasi dalam bidang perpajakan, rendahnya potensi serta kemampuan masyarakat di daerah dalam membayar pajak daerah yang masih rendah. Pendapat ini perlu dibuktikan, yaitu menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan pada suatu daerah yang lebih efektif dalam melakukan penggalian pajak, maka tax rationya juga semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh penulis terhadap 33 sampel daerah, disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara efektifitas pemungutan pajak dengan tax ratio dengan tingkat hubungan sedang. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa rendahnya penerimaan pajak daerah tidak hanya disebabkan karena tingginya derajat sentralisasi dalam bidang perpajakan, rendahnya potensi serta kemampuan masyarakat di daerah dalam membayar pajak daerah yang masih rendah, tetapi juga disebabkan kurang efektifnya pemungutan pajak daerah.
HUBUNGAN ANTARA EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DENGAN TAX RATIO
ABSTRAKSI
Terdapat beberapa pendapat terkait rendahnya peranan PAD terhadap APBD, antara lain banyak sumber pendapatan di Kabupaten/Kota yang besar, tetapi digali oleh instansi yang lebih tinggi, tingginya derajat sentralisasi dalam bidang perpajakan, rendahnya potensi serta kemampuan masyarakat di daerah dalam membayar pajak daerah yang masih rendah. Pendapat ini perlu dibuktikan, yaitu menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan pada suatu daerah yang lebih efektif dalam melakukan penggalian pajak, maka tax rationya juga semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh penulis terhadap 33 sampel daerah, disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara efektifitas pemungutan pajak dengan tax ratio dengan tingkat hubungan sedang. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa rendahnya penerimaan pajak daerah tidak hanya disebabkan karena tingginya derajat sentralisasi dalam bidang perpajakan, rendahnya potensi serta kemampuan masyarakat di daerah dalam membayar pajak daerah yang masih rendah, tetapi juga disebabkan kurang efektifnya pemungutan pajak daerah.



